Jl. Pondok Pucung Raya No 88

Bintaro Sektor 9

Pondok Aren-Tangerang Selatan

Indonesia

15229

Kenapa Harus Sekolah Alam???


“  Give the children a chance to know the nature,
    They will learn more than you can imagine,
    They will find peace and harmony,
    And understand the art of living 


Ya ..memang  HARUS SEKOLAH ALAM, kita sebagai orang tua sudah seharusnya  memberikan kesempatan pada anak-anak kita untuk lebih mengenal alam, dengan mengenal alam semesta sesungguhnya anak-anak kita sedang belajar banyak hal,

BELAJAR AKHLAK ; dalam hal ini anak-anak kita akan belajar cara manusia (mahluk yang paling mulia) untuk tunduk kepada Sang Pencipta alam. Kemampuan ini merupakan pondasi guna membangun karakter Robbani anak-anak kita, sehingga diharapkan ketika besar nanti menjadi anak-anak yang sholeh, cerdas dan mandiri. Hal ini sejalan dengan hakikat diutusnya sang Great Leader Muhammad Rasulullah SAW bahwasanya beliau bersabda : “ Aku diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak manusia”.

BELAJAR LOGIKA ILMIAH ; dengan mengenal alam semesta beserta perilaku para makhluknya sesungguhnya anak-anak kita akan belajar bagaimana alam semesta tunduk  kepada Sang Pencipta. Sesungguhnya kemampuan logika inilah yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya. Seperti ungkapan diatas, maka hadirnya Sekolah Alam Bintaro merupakan oase bagi lahirnya generasi baru dengan visi baru pendidikan anak yang menerapkan sebuah model pendidikan holistik yang memanfaatkan alam semesta sebagai media belajar.

Seperti yang pernah diungkapkan oleh konseptor awal Sekolah Alam Lendo Novo

Selamat datang di situs Sekolah Alam Bintaro, sebuah cita-cita yang sudah lama ingin diwujudkan di daerah Bintaro.

Sekolah Alam Bintaro merupakan bagian dari jaringan sekolah alam yang ada di Indonesia, sebuah kumpulan orang-orang yang menginginkan perubahan pada konsep pendidikan usia dini, sebuah cita-cita di mana anak bisa sekolah dengan suasana yang menyenangkan, belajar dan bermain merupakan bagian dari dunia anak yang sangat sulit untuk dipisahkan, sambil bermain, dan sebagai objek sekaligus subjek .

(editor : adi)